PERGUMA XIII SAKO PRAMUKA MA’ARIF NU TAMAN RESMI DIBUKA, 27 LEMBAGA MI/SD IKUT BERPARTISIPASI

PACET, MOJOKERTO – Perkemahan Gugus Ma’arif (PERGUMA) XIII Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sako Pramuka Ma’arif NU) Taman resmi dibuka dalam sebuah upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat pada Jumat, 30 Oktober 2026, bertempat di Pondok Claket Indah, Pacet, Mojokerto. Kegiatan perkemahan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Ketua Sako Pramuka Ma’arif NU PC Kabupaten Sidoarjo, Kak Amiruddin. Dalam sambutannya, Kak Amiruddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PERGUMA XIII sebagai salah satu bentuk nyata komitmen lembaga pendidikan di lingkungan Ma’arif NU dalam membina karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan baris-berbaris, berkemah, ataupun perlombaan, melainkan sarana pendidikan karakter yang sangat penting bagi murid. Melalui kepramukaan, para peserta didik dilatih untuk memiliki kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, serta mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik lembaga masing-masing dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga.
Sementara itu, Ketua MWC LP Ma’arif NU Taman, Kak Gofur, dalam keterangannya menyampaikan bahwa PERGUMA XIII tahun 2026 diikuti oleh 27 lembaga pendidikan tingkat MI/SD yang berada di bawah naungan MWC LP Ma’arif NU Taman.
Menurutnya, PERGUMA merupakan agenda rutin dua tahunan yang menjadi wadah silaturahmi, pembinaan, sekaligus pengembangan potensi murid melalui kegiatan kepramukaan. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarmurid, pembina, dan seluruh keluarga besar Ma’arif NU Taman.
Ia berharap melalui PERGUMA, semangat kepramukaan di masing-masing lembaga semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, mandiri, serta berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Di sisi lain, Ketua Panitia PERGUMA XIII, Kak Rohmat, menjelaskan bahwa pelaksanaan PERGUMA tahun ini memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya pada tahun 2024. Salah satu perubahan yang dilakukan adalah pengurangan jumlah mata lomba menjadi 14 cabang perlombaan.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan kegiatan sebelumnya. Dengan jumlah mata lomba yang lebih terfokus, setiap regu diharapkan memiliki waktu persiapan yang lebih optimal sehingga dapat mengikuti setiap perlombaan dengan lebih maksimal.
Ia menambahkan bahwa panitia berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menarik dan kompetitif, tetapi juga memberikan pengalaman pendidikan yang bermakna bagi seluruh peserta. Dengan demikian, setiap kegiatan dapat menjadi sarana untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa kebersamaan.
PERGUMA XIII tahun 2026 mengusung tema “Menggenggam Aswaja, Menjelajah Nusantara”. Tema tersebut mengandung pesan agar generasi muda Ma’arif NU senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus memiliki wawasan luas, semangat persatuan, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, perlombaan, pembinaan karakter, serta aktivitas kebersamaan yang dikemas dalam suasana perkemahan yang edukatif dan menyenangkan.
Melalui PERGUMA XIII, Sako Pramuka Ma’arif NU Taman berharap dapat terus memperkuat eksistensi pendidikan kepramukaan di lingkungan madrasah dan sekolah Ma’arif, sekaligus mewujudkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kuat dalam karakter, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Salam Pramuka!
Menggenggam Aswaja, Menjelajah Nusantara.
